KPU : Anak Jalanan Pun Punya Hak Untuk Mencoblos

SURYA Online, BEKASI – Hak pilih dalam pemilu adalah milik seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun atau sudah menikah, tak terkecuali gelandangan dan pengemis.

“Siapa pun dia, asalkan dia WNI, sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah, tentu punya hak pilih. Termasuk seperti pengemis dan anak jalanan yah,” ujar Komisioner KPU Nurul Sumarheni di Jakarta, Senin (7/4/2014).

Menurut Nurul, ketentuan yang harus dijalani anak jalanan itu sama saja dengan warga lain.

Namun, kondisi anak jalanan yang biasanya tidak memiliki domisili tetap bisa menjadi halangan.

Hal itu karena nama anak jalanan tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap.

Akan tetapi, masalah tersebut bukan tanpa solusi. Nurul mengatakan, daftar nama anak jalanan tersebut dapat dimasukkan ke Daftar Pemilih Khusus.

“Sebenarnya itu bisa diurus, yang bersangkutan bisa dimasukkan ke Daftar Pemilih Khusus. Tapi sayangnya proses pendataan pemilih sudah berakhir.

Menurutnya, apabila ada pemilih yang belum terdaftar, baik dalam DPT, DPK, maupun DPTb (Pemilih Pindahan), maka alternatifnya hanya satu, yaitu memilih di domisilinya masing-masing dengan membawa KTP atau identitas diri lainnya.

Sementara itu, yang tidak memiliki kartu identitas dapat meminta surat domisili dari RT/RW tempat mereka akan memilih.

http://surabaya.tribunnews.com/2014/04/07/kpu-anak-jalanan-pun-punya-hak-untuk-mencoblos

Post Author: operator.info1