Seminar Nasional Pemulihan Hak Korban

Aceh, ham.go.id – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh mengadakan Seminar Nasional Pemulihan Hak Korban. ” PEMULIHAN (REPARASI) HAK KORBAN SEBAGAI KEWAJIBAN NEGARA”. Kegiatan ini sejalan dengan Upaya Pemerintah yang sedang menggagas Kelompok Kerja (pokja) Penyiapan Upaya Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM di Provinsi Aceh dengan melibatkan kementerian dan lembaga negara terkait yang difasilitasi oleh Direktorat Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM selaku Pokja, dimana salah satu fokus tujuan dibentuknya pokja ini adalah melakukan koordinasi dan sinergitas untuk pemulihan hak korban di Aceh.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 23 Oktober 2018, pukul 09 30 Wib s.d selesai bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh Jln T. Nyak Arief No 185 Banda Aceh. Kegiatan diawali dengan Pembawa Acara Valentina Shanti dari kanwil kemenkumham Aceh menyampaikan susunan acaranya, yang selanjutnya pengajian Ayat suci Al-quran oleh Tgk Ust Iqbal dr Dinas SI Aceh dan Menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu oleh Cut Irine Andasari Kanwil. Rangkaian acara berikutnya Ibu Evi Narti Zain Wakil Ketua KKR Aceh memberi sambutan dan dilanjutkan oleh Sambutan dan sekaligus Membuka Kegiatan Seminar Nasional oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh Bapak H. Agus Toyib, Bc.Ip, SH., MH.

      

Selanjutnya acara Seminar dipandu oleh Moderator Bapak Sri Yana, SH.LL.M (Karo Pemulihan Hak Korban LPSK RI). Adapun yang akan menjadi Narasumber/ Pemateri pada Seminar ini adalah: Ketua LPSK RI Dr. Abdul Haris Semendawai, SH. LL.M (Dukungan bagi KKR Aceh dan Kewenangan LPSK dalam upaya Pemulihan Hak Korban);
– Karo Hukum Setda Prov Aceh Dr. Amrizal J. Prang, SH., LL.M (Dukungan bagi KKR Aceh dan Upaya Pemulihan Hak Korban Pelanggaran HAM Masa lalu di Aceh);
– Monalisa, SP., M.Si Tenaga Ahli Ketua DPR Aceh ( dukungan bagi KKR Aceh dan masukan kepada pemerintah untuk pemulihan hak korban);
– Dir. Penataan Daerah, Otsus & Dewan Pertimbangan Otda Kemendagri. Dr. Yusharto Huntoyungo, M. Pd. ( Kelembagaan KKR (Anggaran dan Kelembagaan ) sebegai perangkat daerah Aceh agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal terkait Upaya Pemulihan Hak Korban Pelanggaran HAM masa lalu di Aceh);
– Ketua KKR Aceh Afridal, SH., LL.M ( Agenda KKR Aceh untuk pemulihan hak korban Pelanggaran HAM).

Dengan dihadiri oleh 50 org peserta antara lain:
Komisi I DPR Aceh;
Biro Hukum Setda Aceh;
Komisioner KKR Aceh;
Biro Pemulihan Hak Korban LPSK RI ;
Dit Rada, Otsus Santi Otda Kemendagri;
Kakanwil Kemenkumham Aceh
Polda Aceh;
Kodam Iskandar Muda Aceh;
Kejasan Tinggi Aceh;
Pengadilan Tinggi Aceh;
BaKesbangpol Aceh;
Dinas Sosial Aceh;
Badan Reintegrasi Aceh (BRA);
Komisi Perlindungan Anak; Indonesia Perwakilan Aceh;
Komnas HAM Perwakilan Aceh;
Komnas Perempuan Perwkln Aceh;
Ombudsman Perwakilan Aceh;
Akademisi dr Unsyiah Bna;
Akademisi UIN Ar Raniry Bna
Akademisi dr Unmuha Aceh
Komisi Informasi Aceh;
Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Aceh
Ketua P2TP2A Prov Aceh
Dinkes Aceh
Dir. RSU Zainal Abidin Bna
Pusham Universitas Syiah Kuala Bna
KontarS Aceh
RPUK Aceh
Balai Syuro Ureung lnong Aceh
LBH Banda Aceh
Flower Aceh
Yayasan Pulih Aceh
Koalisi NGo HAM Aceh
Kata Hati Institut Aceh
Aceh Institut
ICAIOS pwkln Aceh
Solidaritas Perempuan Aceh
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Aceh
Persatuan Wartawan lndonesia Perwakilan Aceh
Pimpinan Redaksi HR Serambi Indonesia
Pimred. Hr Rakyat Aceh
Pimred. TVRI Prw. Aceh
Pimred RRI Pwk. Aceh
Pimred Metro TV Pwk. Aceh
Pimred Aceh TV
Pimred Aceh Trend
serta dari SKPA/ OPD Aceh terkait.

(Bidhamkanwilaceh)

Post Author: kanwilaceh