Tim Yankomas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan Gelar Rapat Koordinasi dan Klarifikasi Dugaan Pelanggaran HAM

Tana Toraja, ham.go.id – Tim Yankomas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan gelar Rapat Koordinasi dan Klarifikasi Dugaan Pelanggaran HAM bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja, Jumat (19/7).

Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja dan didampingi Kepala Bidang HAM Kanwil Kumham Sul-Sel. Rapat dihadiri pihak terkait diantaranya Kuasa Hukum Pelapor, Tim Penyidik Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi, dan instansi terkait yakni Kepolisian, BPN, dan Bagian Hukum Tana Toraja. Rapat Koordinasi dan Klarifikasi ini membahas dugaan pelanggaran HAM yang dilaporkan oleh Maria Banne Ala dan kuasa Hukumnya, Syafriadi terkait Tindakan Penangkapan dan Penahanan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Balai Penegakan Hukum (Gakum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi dalam Kawasan Hutan Lindung yang diklaim sebagai Hutan Adat.

Dalam klarifikasinya, Tim Penyidik Gakum menyampaikan bahwa Penangkapan dan Penahanan terhadap tiga orang merupakan tindakan yang diambil karena yang bersangkutan melakukan penebangan pohon di dalam kawasan hutan lindung. “Kami menyerahkan sepenuhnya kasusnya pada proses hukum yang sedang berjalan, sekedar informasi berkasnya saat ini sudah P21,” tutupnya dalam klarifikasinya.

Kasubbid Pemajuan HAM, Meydi Zulqadri menyampaikan bahwa secara konstitusional keberadaan masyarakat adat memang diakui, dihormati dan dilindungi, tetapi tetap harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sementara Kabid HAM, Budi Utomo Kamidjo berharap kedepannya masyarakat adat di Kabupaten Tana Toraja dapat memiliki legalitas formil melalui penetapan dengan Peraturan Daerah sesuai yang ketentuan peraturan-undangan yang berlaku.

Sekda Kabupaten Tana Toraja mengaku baru mengetahui ada warganya yang ditangkap dan saat ini ditahan di Rutan Kelas I Makassar karena kasus tersebut. Beliau berharap kedepannya koordinasi terkait permasalahan seperti ini terus ditingkatkan.

Post Author: operator.info2