Dirjen HAM Bersama Pimpinan Tinggi Madya Kemenkumham Hadir pada Puncak Acara Sail Nias 2019

Nias, ham.go.id – Dalam rangka menyemarakan kegiatan Sail Nias 2019, Dirjen HAM bersama dengan sejumlah Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Hukum dan HAM turut hadir pada acara puncak Sail Nias di Dermaga Pelabuhan Baru di Teluk Dalam, Nias, Sabtu (14/9). Acara yang diketuai oleh Menkumham, Yasonna tersebut menarik pesona para duta besar negara kerabat.

“Saya bertemu dengan para Dubes tadi di Gunung Sitoli, mereka mengatakan this is a beautiful island sangat artistik. Mereka mengunjungi museum, rumah adatnya yang unik. Jadi ini suatu atraksi-atraksi yang menarik buat mereka untuk datang melihat pariwisata di Nias,” tutur Yasonna.

Mewakili Presiden Joko Widodo, Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tujuan diselenggarakan Sail Nias. Menurutnya, event ini merupakan langkah pemerintah mendongkrak Nias sebagai destinasi wisata internasional khususnya surfing. Sehubungan dengan itu Luhut menyatakan bahwa pemerintah akan bersungguh-sungguh mendukung pembangunan di wilayah kelahiran Menkumham tersebut.

Dalam acara yang dihadiri tidak kurang dari 8 duta besar negara tetangga itu para pemuda pemudi Nias sebanyak 500 Penari tarian Kolosal Eksotika Budaya Nias memeriahkan acara puncak Sail Nias. Selain itu ada pula atraksi Ombobatu atau lompat batu yang memecahkan rekor MURI dengan pelompat terbanyak yakni 100 orang.

Selain itu di pertunjukkan atraksi terjun payung yang melibatkan personel gabungan yakni 12 personel TNI Angkatan Laut dan 4 dari Angkatan Udara. Acara semakin meriah dengan tampilnya demo udara dari TNI Angkatan Udara, memperlihatkan atraksi aeromodelling, paramotor, terjun payung hingga flypast pesawat tempur membuat ribuan warga Nias yang memadati dermaga Pelabuhan Teluk Dalam menjadi kagum dan terus bertepuk tangan.

Selain Menkumham dan Menko Kemaritiman, siang itu hadir Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, serta Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Humas Ditjen HAM)