Wednesday , 19 December 2018
HAM HIGHLIGHT
Home / Direktorat Informasi HAM / Menkumham Beri Penghargaan kepada 17 Kelurahan Sadar Hukum
Menkumham Beri Penghargaan kepada 17 Kelurahan Sadar Hukum

Menkumham Beri Penghargaan kepada 17 Kelurahan Sadar Hukum

Jakarta, ham.go.id – Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly memberikan penghargaan kepada 17 kelurahan di Jakarta dalam acara peresmian Keluarahan Sadar Hukum dan Sekolah sadar Hukum Tahun 2018, penghargaan ini diberikan atas prestasi kelurahan memberikan penyuluhan hukum bagi warganya. Penghargaan bernama Anubhawa Sasana diberikan Laoly di Balai Agung, Balai Kota, Jalan Medan Mereka Selatan, Jakarta Pusat. Senin (19/11).

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Anis Baswedan, Pimpinan tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Pimpinan tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Acara ini dilaksanakan kementerian hukum dan Hak Asasi Manusia dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan kesadaran hukum yang lebih baik sehingga setiap anggota masyarakat dapat menyadari dan menghayati hak dan kewajiban sebagai warga Negara, sehingga terwujudnya budaya hukum yang dalam sikap dan perilaku yang sadar, patuh dan taat terhadap hukum serta menghormati Hak Asasi Manusia.

Dalam sambutannya Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengucapkan rasa terima kasih dan memberikan Apresiasi kepada gubernur provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan dukungan serta fasilitas sehingga memudahkan kantor wilayah kementerian hukum dan HAM DKI Jakarta menjalankan tugas dan fungsinya.

Menkumham juga menyampaikan rasa bangga kepada  para Bupati, Walikota, Camat serta lurah yang telah berhasil mencapai prestasi dalam memasyarakatkan hukum di daerahnya sehingga mendapatkan predikat kelurahan sadar hukum, serta kepada anak-anak sekolah, guru dan Kepala sekolah yang berhasil membina anak-anak yang kita sayangi.

“Jika progam kesadaran hukum dimulai dari sekolah-sekolah, anak-anak taat aturan, anak-anak tidak suka tawuran, tidak mau memakai narkoba, betul-betul kita rawat sebagai generasi kedapan sebagai pemimpin bangsa, maka kita percaya bahwa bangsa ini kita wariskan kedepan ditangan anak-anak yang benar benar akan memimpin Negara sesuai kaidah-kaidah aturan yang berlaku,” ucapnya.

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan apresasi kepada bupati kepulauan seribu yang telah berhasil menjadikan semua kelurahan di wilayah kepulauan seribu memperoleh predikat kelurahan sadar hukum, dengan demikian maka tugas seluruh masyarakat di kepulauan seribu harus tetap berusaha untuk menjaga predikat tersebut di kehidupan sehari-hari,” kata Yasonna, usai memberi penghargaan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan mengapresiasi penghargaan yang diberikan Menkumham, Pemprov DKI menyambut baik program Kelurahan Sadar Hukum yang merupakan kebijakan Kementerian Hukun dan HAM, dan harapannya menjadi acuan bagi semua pihak dalam melihat kinerja perangkat pemerintah daerah baik kabuputen, kota, Kecamatan dan Kelurahan dalam melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan lainnya di wilayahnya masing-masing.

“Kita bersyukur bahwa dari 267 kelurahan sampai dengan tahun 2018 ini sudah lebih dari separuh, 151 telah ditetapkan dan diresmikan sebagai kelurahan sadar Hukum ditambah 17 kelurahan yang akan diresmikan  sebagai kelurahan sadar hukum pada hari  ini, bahwa ini merupakan kemajuan yang baik insya Allah nantinya akan menular kepada seluruh komponen masyarakat,” ungkapnya.

“Kami berharap bahwa gerakan sadar hukum ini benar-benar nantinya menjadi bagian dari kesadaran pribadi yang ada di Ibukota,” ucapnya.

“Ketaatan adalah kebiasaan, kalau ketaatan sudah menjadi kebiasaaan nantinya akan menjadi karakter lalu siapapun yag datang ke Ibu kota, akan merasaakan bahwa di Ibu kota salah satu karakternya adalah taat hukum dan ini lah sama-sama yang akan kita dorong, “ jelas Anis.