Penerapan Hak Asasi Manusia Bagi Pelajar, Anak Berhadapan dengan Hukum, dan Undang-Undang ITE

Jakarta, ham.go.id – Untuk meminimalisir berkembangnya tingkat kriminalitas di kalangan pelajar, Penyuluh Hukum Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan penyuluhan hukum dengan tiga materi sekaligus, yaitu Penerapan Hak Asasi Manusia Bagi Pelajar, Anak Berhadapan dengan Hukum, dan Undang-Undang ITE. Kegiatan dilaksanakan di SMA Dewi Sartika Jakarta Timur .(14/2)

Penyuluh Hukum Ahli Pertama Sabar, mengatakan bahwa permasalahan hak asasi manusia merupakan hal nyata dalam kehidupan para siswa di sekolah. Seperti hak belajar, hak beragama, hak berorganisasi, hak hidup, hak berekspresi dan lainnya. Karena itu pelajar perlu mamahami tentang bagaimana menghargai hak asasi manusia dan menerapkannya dalam kehidupan mereka.

Tak hanya itu, Penyuluh Hukum Ahli Madya, Agus Yulianto, juga menjelaskan mengenai anak yang berhadapan dengan hukum tetap membutuhkan perlindungan, seperti perlakuan secara manusiawi sesuai dengan martabat dan hak-hak anak, dan penjatuhan sanksi yang tepat untuk kepentingan terbaik bagi anak.

Selain mengenai hak asasi manusia dan anak berhadapan dengan hukum, dijelaskan pula tentang peran pelajar dalam menghindari pelanggaran terhadap Undang-Undang ITE. Penyuluh Hukum Ahli Madya, Kusnandir menyampaikan kepada siswa/siswi untuk cerdas menggunakan media sosial agar tidak berhadapan dengan hukum.

 

Post Author: operator.info1