Penutupan Lomba Cerdas Cermat HAM dalam Rangka Hari HAM sedunia ke-70

Jakarta, ham.go.id – Lomba Cerdas Cermat HAM 2018 memasuki babak semifinal dan final yang digelar di Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Minggu (09/12). Di babak final ada enam sekolah yang saling bertanding memperebutkan juara. Enam sekolah tersebut diantaranya: SMAN 1 Wonosobo, SMA 5 Madiun, SMAN 4 Bekasi Kota, SMA 1 Kota Sukabumi, SMAN 1 Surakarta, dan SMAN 78 Jakarta.

Pertandingan berjalan kompetitif, perwakilan masing-masing sekolah saling berebut dan adu cepat dalam menjawab soal. Pada akhirnya yang didaulat menjadi juara 1 pada Lomba Cerdas Cermat ini adalah SMAN 1 Wonosobo dengan skor 1900, kemudian diikuti SMA 5 Madiun mendapat Juara 2 dengan skor 1260, serta SMAN 4 Bekasi Kota dengan skor 1090 yang menjadi Juara 3.

Dalam penutupan acara, Direktur Jenderal HAM mengucapkan selamat dan apresiasi yang besar kepada para peserta, baik siswa dan guru/mentor yang telah turut serta berpartisipasi dalam acara ini.  “Saya ucapkan selamat kepada para juara SMAN 1 Wonosobo, SMAN 5 Madiun, SMAN 4 Kota Bekasi, SMAN 1 Sukabumi, SMAN 1 Surakarta, SMAN 78 Jakarta, kalian luar biasa. Selaku Dirjen HAM mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga, para siswa dan mentor telah bekerja luar biasa saya. Saat ini Saya mencoba membicarakan dengan pimpinan kementerian bahwa untuk ke depan format perlombaan akan diubah dimana di setiap provinsi diadakan proses seleksi dengan keseimbangan proporsi jumlah perwakilan sekolah dari setiap provinsi, atau mungkin bisa diseragamkan misal dengan setiap provinsi mengirimkan 5 wakil sekolah. Sehingga Lomba Cerdas Cermat akan bersifat nasional”ungkapnya.

Harapan besar dalam penanaman nilai-nilai HAM ada pada generasi muda kita, salah satunya  para pelajar sekolah yang ikut terlibat dan menorehkan prestasi dalam Lomba Cerdas Cermat HAM ini. Hal ini sejalan dengan pesan dan harapan Direktur Jenderal HAM yang disampaikan di depan para Juara. “Adik-adik ini ternyata memiliki semangat yang sama, jangan ada diskriminasi, tegakkan nilai-nilai keadilan, jangan ada bully, kita berbeda tapi tetap satu. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. Dengan keyakinan seperti ini, saya percaya mereka dapat menjadi Duta-Duta Hak Asasi Manusia. Mudah-mudahan dengan hari Hak Asasi Manusia, kita tetap pada posisi konsisten melawan diskriminasi, junjung tinggi keadilan, jaga persatuan dan kesatuan negeri tercinta kita Indonesia”.


Post Author: operator.info2