Sunday , 18 February 2018
HAM HIGHLIGHT
Home / Testimonial / Raquel Rolnik (United Nations Special Rapporteur On Adequate Housing)
Raquel Rolnik (United Nations Special Rapporteur On Adequate Housing)

Raquel Rolnik (United Nations Special Rapporteur On Adequate Housing)

Q: Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan Hak atas Perumahan yang Layak (Rights of Adequate Housing?

A: Sebagaimana dijelaskan dalam peraturan HAM internasional, kovenan Internasional, ICESCR, UDHR, maupun General Comment 4 dan 7, Hak atas Perumahan yang Layak bukan hanya sekedar struktur dari perumahannya saja, melainkan merupakan basic entry point (hal mendasar) terhadap standar kelayakan dari kehidupan manusia dan hak asasi manusia lainnya, seperti hak atas pendidikan, hak atas kesehatan, hak atas keamanan, hak perlindungan atas kelompok rentan. Ada beberapa elemen dalam hak atas perumahan yang layak seperti, kelayakan hunian (habitability), keterjangkauan (affordability), lokasi (location) yang memiliki akses bagi penghuninya. Perumahan yang layak huni ini harus dikembangkan dengan cepat bagi semua masyarakat, terutama bagi kelompok rentan, masyarakat miskin, dan individu/kelompok yang dilindungi oleh Negara.

Q: Apa yang seharusnya dilakukan oleh negara untuk memberikan Perumahan yang Layak bagi masyarakat?

A: Tidak ada standar umum (universal standard) yang digunakan dalam membangun perumahan yang layak, misalnya luas tanah tertentu, jenis bahan bangunan. Itu semua tergantung dari kebutuhan. Isu utamanya adalah bagaimana Negara dapat meningkatkan taraf hidup penduduk dengan cepat guna memenuhi hak asasi manusia penduduknya, khususnya dalam mendapatkan perumahan yang layak.

United Nations Special Rapporteur On Adequate Housing