Tenaga Fasilitator Hak Asasi Manusia

Jakarta, ham.go.id – Direktorat Penguatan HAM menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) HAM bagi Calon Fasilitator HAM, diikuti 25 peserta yang bertempat di D’Hotel, Jakarta, Rabu – Jum’at (25-27/11).

Kegiatan yang dibuka oleh Kasubdit Program dan Bimtek HAM, Agoes Zadjuli, bertujuan untuk mencetak tenaga fasilitator HAM yang mampu memberikan pemahaman nilai – nilai HAM, kemudian disosialisasikan dan diimplementasikan oleh aparatur pemerintah dan semua lapisan masyarakat.

“Hak asasi manusia sebagai hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia, bersifat universal dan langgeng, oleh karena itu harus dilindungi, dihormati, dipertahankan, dan tidak boleh diabaikan, dikurangi, atau dirampas oleh siapapun. Nah, agar semua pihak mengerti dan akhirnya memahami substansi tersebut, diperlukan sosialisasi masif dari aparat pemerintah khususnya para fasilitator HAM ini kepada masyarakat luas,” ungkap Agoes

Selain itu, tugas fasilitator dalam sebuah proses pelatihan hakekatnya mengantarkan peserta pelatihan untuk menemukan sendiri isi atau materi pelajaran yang ditawarkan atau disediakan melalui/oleh penemunya sendiri melalui serangkaian proses diskusi dan metode-metode lainnya.

Selanjutnya fungsi fasilitator  memberikan bantuan dalam memperlancar proses komunikasi antara peserta dengan peserta maupun peserta dengan narasumber, agar mereka dapat memahami atau memecahkan masalah bersama-sama.

Agoes mengatakan bahwa kedepan tantangan menjadi fasilitator semakin besar, selain permintaan pelatihan mengenai Hak Asasi Manusia diprediksi akan mengalami kenaikan terus menerus, juga ketersediaan fasilitator HAM yang tidak begitu banyak.

“Sekarang ini, Hak Asasi Manusia sedang gencar-gencar nya dan menjadi topik penting tidak hanya di pemerintahan pusat namun  juga di daerah. Oleh karenanya, tenaga-tenaga fasilitator ini diharapkan dapat berkontribusi positif, walaupun jumlahnya memang tidak sebanding dengan kebutuhan,” pungkas Agoes.

Pelatihan ini diikuti oleh Kementerian Dalam Negeri, Dosen, Tenaga Kesehatan, Guru, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari berbagai daerah di DKI Jakarta dan sekitarnya. (ion)

Post Author: operator.info1