Setelah Penantian Panjang, Korban Peristiwa Talangsari Dapatkan Kembali Hak Pensiun

Lampung Timur, ham.go.id – “Apa Bapak masih ingat NIP, Bapak?” tanya Direktur Yankomas, Pagar Butar-Butar, pada seorang Bapak yang mengenakan baju batik lengan panjang berwarna jingga keemasan di ruang transit Bupati Lampung Timur, Kamis (22/4).

“Sudah lama Pak, jadi lupa Pak,” jawab Bapak itu singkat.

“Baik Bapak, coba saya bantu sebutkan, NIP Bapak itu 1…3107….5526, ya Pak,” kata Pagar mengingatkan NIP yang bersangkutan.

Penggalan percakapan antara Direktur Yankomas dan yang bersangkutan merupakan rangkaian cerita pada pertemuan yang digelar di Kantor dinas Bupati Lampung Timur hari ini. Ada pun Bapak yang mengenakan baju batik lengan panjang berwarna jingga keemasan merupakan salah satu korban peristiwa Talangsari.

Hari ini, setelah menanti sekian lama, Bapak korban peristiwa Talangsari yang merupakan ASN tersebut akan mendapatkan kembali hak pensiunnya. Didampingi Tim Terpadu yang dipimpin Direktur Yankomas, Pagar Butar Butar beserta anggota, dan pejabat BKN dan Taspen Lampung, yang bersangkutan berkesempatan untuk berdialog dengan Bupati Lampung Timur.

“Bapak, hari ini dokumen-dokumen atau data dukung yang diperlukan untuk mendapatkan hak pensiun Bapak sudah kita lengkapi. Upaya Ini tidak lepas dari koordinasi yang baik dari tim terpadu pemerintah dengan instansi terkait di daerah dan sudah tentu dengan Bapak Bupati Lampung Timur,” tutur Pagar kepada korban di ruang kerja Bupati Lampung Timur.

Pagar menambahkan, keberhasilan ini juga merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menangani pemulihan bagi korban maupun masyarakat terdampak dugaan pelanggaran HAM berat khususnya dalam hal ini peristiwa Talangsari.

Sejalan dengan apa yang diutarakan Direktur Yankomas, Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo menilai keberhasilan yang bersangkutan untuk mendapatkan kembali hak pensiunnya selaku ASN tidak bisa dilepaskan dari koordinasi yang baik antara pusat dan daerah.

“Jika ada yang perlu Bapak sampaikan, tidak usah sungkan untuk mengunjungi rumah dinas kami,” tutur Dawam pada korban yang merupakan seorang guru di Talangsari itu.

Dalam kesempatan ini, Bupati Lampung Timur bahkan memberikan kontak pribadinya kepada korban. Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di daerah seperti Kabag Kesbangpol dan Kepala BKD Lampung Timur.

Usai berdialog dan berfoto bersama, tim Humas DJHAM berkesempatan mewawancarai sekilas dengan korban. Ia mengaku telah mengenal tim terpadu dan juga berkomunkasi secara intensif dengan Bapak Rudi Syamsir.

“Saya sangat puas sekali (dengan kinerja tim terpadu) sekaligus terharu,” ujar yang bersangkutan kepada Humas DJHAM. (Humas DJHAM)

Post Author: operator.info2