Dirjen HAM Bersama Anggota Komite I Bidang Hukum DPD Provinsi Bali Lakukan Dialog Konflik Kelompok Keagamaan Yang Terjadi di Bali

Jakarta, ham.go.id – Direktur Jenderal HAM, Mualimin Abdi, menerima kunjungan kerja Anggota Komite I Bidang Hukum DPD RI utusan Provinsi Bali, Arya Wedakarna, Kamis (10/6). Dalam pertemuan di ruang rapat utama, kedua belah pihak fokus membahas adanya dugaan persekusi kepada kelompok keagamaan tertentu di Bali.

Berdasar penuturan Arya Wedakarna, persekusi terhadap kelompok keagamaan dimaksud di Pulau Dewata telah terjadi sejak tahun 2020 silam. Arya menduga konflik keagamaan ini menguat karena keterlibatan oknum pemuka agama di FKUB di Bali dan sejumlah pihak berwenang di Bali.

Arya mengakui, bahwa konflik tersebut mulai cenderung cukup mereda. Pasalnya, pihak yang mengalami persekusi telah melakukan upaya-upaya koordinasi dengan pemerintah pusat. “Bahkan sekarang, Majelis Adat Desa di Bali tidak lagi mendukung aksi-aksi persekusi terhadap kelompok tersebut,” imbuh Arya

Namun demikian, Arya melihat masih diperlukan upaya-upaya koordinasi dan komunikasi dengan pelbagai pihak terkait termasuk KemenkumHAM guna mencegah munculnya persekusi terhadap kelompok keagamaan dimaksud.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal HAM Mualimin Abdi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPD RI Utusan Bali yang hadir untuk menyampaikan persoalan ini. Ia menyatakan jajaran akan menindaklanjuti persoalan dugaan persekusi yang dialami kelompok keagamaan tersebut.

“Saya kira konflik yang disampaikan Pak Arya ini juga merupakan persoalan HAM. Jika dibiarkan berlarut akan dapat mengganggu ketentraman dan kerukunan masyarakat di Bali,” kata Mualimin.

“Kita ingin memastikan setiap orang diberikan hak bebas untuk beribadah tanpa diskriminasi,” tambah Mualimin.

Untuk itu, Direktur Jenderal HAM menginstruksikan agar Direktur Yankomas yang hadir diwakili Kasubdit Yankomas Wilayah I segera berkoordinasi dengan Kanwil KemenkumHAM Bali. “Saya harap segera dapat kita pertemukan pihak-pihak yang berkonflik untuk duduk bersama mencari solusi terbaik,” jelas Mualimin.

Usai berdialog, Direktur Jenderal HAM dan Arya Wedakarna saling bertukar cinderamata. Dapat disampaikan dalam pertemuan kali ini turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal HAM, Direktur Kerja Sama HAM, Direktur Informasi HAM, dan Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM. (Humas DJHAM)

Post Author: operator.info2